Subscribe
Add to Technorati Favourites
Add to del.icio.us

ARTIKEL LAINNYA

Tuesday, January 17, 2012

[Ngakak Mode ON] Video Jemuran Pakaian di Ruang Sidang Wakil Rakyat

Posted by dody rahman
Ruang Paripurna Penuh Jemuran

[imagetag]

Ada-ada saja tingkah menggelikan para anggota DPRD Kota Batam. Mereka sibuk ngobrol dan main handphone saat mengikuti sidang peripurna dengan agenda penyampaian hasil reses III, Selasa (17/1) kemarin.

Anggota Fraksi PAN, Edward Brando yang datang terlambat langsung terlihat asyik ngobrol dengan beberapa koleganya.

Bahkan Edward sengaja memutar posisi duduknya hingga menghadap ke Sukaryo, anggota Fraksi PKS, yang duduk di belakang Edward. Anggota Fraksi PAN lainnya, Yohanes, Yudi Kurnain dan Askan Asrul Sani, ikut nimbrung.

Anggota dewan lainnya, terlihat sibuk dengan hape masing-masing. Seperti Rusmini Simorangkir (F-Golkar), Ganda Tiur dan Rekaveny (F-PDIP). Padahal saat itu Ketua Fraksi PDIP, Nuryanto, sedang membacakan laporan hasil reses dari fraksinya.

Di barisan kursi Fraksi PKB, Riki Syolihin terlihat sibuk mengotak-atik tablet di mejanya. Demikian juga dengan Ketua Fraksi PKB, Jefri Simanjuntak, juga sibuk dengan ponsel cerdasnya, Blackberry. Sementara Ketua Fraksi Hanura, Suwandi, terlihat beberapa kali berkomunikasi dengan ponselnya bahkan dia juga memasang ear phone di telinga kanannya.

Sejumlah wartawan yang meliput sidang ini, hanya geleng-geleng kepala menyaksikan tingkah para wakil rakyat itu. Sejumlah komentar sinis pun diluncurkan.

"Kelihatan sekali anggota dewan ini tidak serius. Padahal ini sidang penyampaian hasil reses yang berarti menyampaikan aspirasi rakyat," ujar Ocep, salah satu wartawan, kemarin.

Uniknya lagi, sejumlah anggota dewan tampak meninggalkan ruangan sidang saat rapat sedang berlangsung. Seperti Ketua Fraksi Demokrat M Yunus, langsung keluar setelah membacakan laporan fraksinya. Demikian juga dengan para anggota Fraksi PAN Askan Asrul Sani, Yudi Kurnain dan beberapa anggota fraksi lainya keluar meninggalkan rapat.

Tak lama kemudian, Wakil Ketua II DPRD Batam, Zainal Abidin, juga meninggalkan rapat. Padahal masih ada tiga fraksi yang belom membacakan laporannya, yakni Fraksi Hanura, Fraksi PPP-IR dan Fraksi PKN. Sehingga Ketua DPRD Surya Sardi, memimpin rapat seorang diri karena dua wakilnya, Ruslan Kasbatov dan Aris Hardy Halim, juga absen.

Hingga menjelang rapat usai, sekitar pukul 12.40 WIB, anggota DPRD yang masih berada di Ruang Paripurna tinggal tersisa 24 orang. Padahal, sebelumnya ada 31 anggota yang tercatat hadir dalam paripurna itu.

Pemandangan di lantai dua ruang sidang paripurna tak kalah menarik. Sejumlah pakaian basah tampak dijemur di kursi dan di dinding ruang sidang paripurna. Mulai dari handuk, kaos, baju hingga celana jeans.

Lagi-lagi, pemandangan ini mengundang kritik dari sejumlah wartawan yang sedang meliput sidang. "Ini gedung dewan apa laundry, kok banyak jemuran," ujar salah satu wartawan dengan nada heran.

Ketua DPRD Batam Surya Sardi, enggan berkomentar soal tingkah para anggotanya itu. Demikian juga dengan Sekretaris Dewan Nurman, juga diam saat ditanya soal adanya jemuran di Lantai 2 Ruang Sidang Paripurna. Telepon dan pesan singkat ke ponsel keduanya, tidak ditanggapi. Selain anggota dewan, sejumlah kepala SKPD Pemko Batam juga tidak hadir dalam rapat kemarin. Menurut Wakil Wali Kota Batam, Rudi, mereka sedang sibuk dengan kegiatan di dinas masing-masing.

"Ini kan awal tahun anggaran, jadi banyak kegiatan yang harus dikerjakan," kata Rudi, kemarin.

Sembilan fraksi di DPRD Batam menyampaikan laporan hasil reses mereka pada akhir tahun 2011 lalu dalam sidang paripurna DPRD Batam, kemarin. Laporan ini tak jauh beda dengan laporan reses mereka selama ini.

Ada kesan, laporan tersebut adalah hasil daur ulang atau copy paste karena keluhan masyarakat yang disampaikan dari 12 kecamatan yang ada tetap sama.

Seluruh fraksi menyatakan masih ada keluhan mendasar terkait kerusakan jalan raya, gorong-gorong, sampah, kekurangan sekolah maupun ruang kelas baru, transportasi darat dan laut yang belum memadai, pelayanan kesehatan, maraknya gelandangan dan pengemis (gepeng) serta pembuatan KTP SIAK.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Nuryanto, dalam laporan reses anggota fraksinya mengungkapkan masyarakat miskin di kota ini mengharapkan adanya pendidikan murah bagi mereka, optimalisasi operasi pasar karena naiknya harga bahan kebutuhan pokok, pembangunan jalan lingkungan serta penanggulangan banjir dan penyakit.

Hal senada juga disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat Muhammad Yunus, Sekretaris Fraksi Goljar M Yunus Muda, Ketua Fraksi PKS Sukaryo, dan fraksi-fraksi lainnya.

Yunus Muda berharap laporan reses DPRD itu dapat ditindaklanjuti dan dicarikan solusi untuk dilaksanakan karena permasalahan dis etiap kecamatan sama.

Sementara Nuryanto berharap laporan reses dewan itu jangan hanya sebuah rutinitas tapi penyelesaiannya tidak ada.

"Berkali-kali reses dan bikin laporan tapi tidak ada respon percuma juga. Jadi harus diperhatikan," imbuh anggota Komisi I ini.

Ketua Fraksi Partai Keadilan Nasional (PKN) Tuahman Purba, mengklaim hampir tidak ada laporan reses Dewan yang disikapi oleh pemerintah daerah. "Sudah berkali-kali dan setiap tahun dilaporan dalam reses tapi belum disikapi," katanya.

Menanggapi hal ini, Wakil Wali Kota Batam Rudi, mengklaim akan mempelajari semua laporan hasil reses dewan tersebut kemudian dilanjutkan dengan musrenbang untuk program pembangunan kota B atam tahun anggaran selanjutnya (2013, red).

"Nanti kalau Musrenbang, Dewan juga dikutkan agar kita tahu bersama apa persoalan di lapangan," saran mantan anggota DPRD Batam ini kemarin.

[imagetag]

Video

SUMBER

wisemelina 18 Jan, 2012

Admin 18 Jan, 2012


-
Source: http://situs-berita-terbaru.blogspot.com/2012/01/ngakak-mode-on-video-jemuran-pakaian-di.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

0 comments:

Post a Comment