Subscribe
Add to Technorati Favourites
Add to del.icio.us

ARTIKEL LAINNYA

Monday, January 23, 2012

SIM badak maut mati sejak 2003

Posted by dody rahman
Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Metrotvnews.com, Jakarta: Surat Izin Mengemudi (SIM) milik Afriani Susanti, pengemudi mobil Daihatsu Xenia yang menanrak 13 orang, ternyata habis masa berlakunya sejak 2003. Hal itu bertentangan dengan pengakuan Afriani sebelumnya, yang menyebut SIM sedang diperpanjang.

"Dia (Afriani) terakhir punya SIM tahun 2003 tapi tidak diperpanjang," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/1).

Data itu menunjukkan Afriani bisa mengemudikan mobil sejak lama. Menurut Rikwanto, Afriani mengaku bisa menyetir mobil sejak lulus SMA. Polisi menduga penyebab kecelakaan bukan karena Afriani baru belajar menyetir, melainkan karena pengaruh narkotika.

Rikwanto mengatakan hasil urine terhadap Afriani dan tiga temannya positif menggunakan narkoba. Itu dilakukan di sebuah tempat hiburan malam di Senayan, Jakarta.

Sebelumnya, Afriani juga mengaku minum minuman beralkohol di sebuah kafe di Kemang, Jakarta Selatan. Terakhir, mereka menghadiri pesta ulang tahun di sebuah hotel, dan baru pulang besoknya.

"Jelas tadi malam mereka habis-habisan ke hiburan malam. Minuman keras, minuman keras, makan obat terlarang, belum tidur. Di kendaraan tiga rekannya tidur," kata Rikwanto.

Mobil Xenia B 2479 XI menabrak 13 orang di Jalan Ridwan Rais, dekat Tugu Tani, Jakarta Pusat, Ahad kemarin, pukul 11.00 WIB. Sebagian korban adalah pejalan kaki yang baru selesai berolahraga di Monumen Nasional (Monas).Mobil baru behenti setelah meringsek masuk ke halaman kantor Kementerian Perdagangan.

Akibat kejadian ini, sembilan orang tewas, dan tiga lainnya luka-luka. Saat diperiksa, Afriani tak bisa menunjukkan SIM dan STNK. Ia sempat mengaku SIM sedang diperpanjang.(IKA)

================
http://www.metrotvnews.com/read/news...s-Sejak-2003/6

makin banyak aja nih kesalahan si badak :batas

absha 23 Jan, 2012

Mr. X 23 Jan, 2012


-
Source: http://ideguenews.blogspot.com/2012/01/sim-badak-maut-mati-sejak-2003.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

0 comments:

Post a Comment