Subscribe
Add to Technorati Favourites
Add to del.icio.us

ARTIKEL LAINNYA

Friday, January 6, 2012

Walikota Semarang: Jokowi Jangan Narsis!

Posted by dody rahman
http://id.berita.yahoo.com/walikota-...080304104.html

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG – Walikota Semarang, Soemarmo, meminta Walikota Solo, Jokowi, tidak usah mencari perhatian terkait mobil esemka.

"Ojo narsislah!" kata Soemarmo, saat ditemui di Balai Kota Semarang, Kamis (5/1).

Hal tersebut, kata Soemarmo, tidak perlu dilakukan. Pasalnya, di Jawa Tengah belum ada yang bisa menandingi kemampuan siswa-siswa SMK 7 dan SMK 1 Semarang terkait perakitan mobil siswa. "Belum sempat diluncurkan sudah keduluan," kata Soemarmo sembari tertawa.

Dirinya pun tidak berniat mengikuti langkah Jokowi untuk menggunakan mobil tersebut sebagai kendaraan dinas. "Tidak usah cari perhatianlah, cukup berkoordinasi saja dengan siswanya!" tandas Soemarmo.

-------------------

narsis lebih baik daripada korupsi


-------------------

http://suaramerdeka.com/v1/index.php...ikota-Semarang

KPK Periksa Walikota Semarang


JAKARTA, suaramerdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap Wali Kota Semarang Soemarno. Dia diperiksa penyidikan kasus dugaan suap terkait pembahasan RAPBD Semarang tahun anggaran 2012.

''Hari penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Soemano (Walikota Semarang),'' ujar Kepala Biro Humas KPK Johan Budi SP kepada Suara Merdeka, Jumat (6/1).

Selain Soemarno, kata Johan, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sriyono, Agung Priyambodo, dan Ahmadi. Keduanya anggota DPRD Kota Semarang. KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua DPC Gerindra Suhariyanto. ''Semuanya diperiksa sebagai saksi. Pemeriksaan di Semarang,'' ujar Johan.

Kemarin, KPK juga memeriksa dua anggota DPRD Kota Semarang sebagai saksi kasus ini. Mereka adalah Novriadi (Fraksi Partai Demokrat) dan Yearzy Ferdian (Fraksi PAN). Keduanya diperiksa penyidik KPK di gedung Akademi Kepolisian (Akpol) di Semarang. Selain kedua anggota dewan, KPK juga memeriksa seorang saksi dari pihak swasta. Saksi tersebut bernama Firman dari Hotel Novotel Semarang.

Kasus suap ini terungkap setelah KPK menangkap tangan Sekretaris Kota Semarang Akhmat Zaenuri dan dua anggota DPRD Kota Semarang, Agung Purno Sarjono (Fraksi PAN) dan Sumartono (Fraksi Demokrat), pada 24 November 2011.

Mereka ditangkap dengan barang bukti 21 amplop berisi uang yang seluruhnya senilai Rp40 juta. Pada proses pemeriksaan, KPK juga menemukan uang senilai Rp500 juta di ruang kerja Zaenuri. Pemberian suap dimaksudkan agar DPRD Semarang meluluskan RAPBD Semarang tahun 2012 yang menaikkan nilai anggaran penghasilan pegawai.
( Mahendra Bungalan / CN34 / JBSM )

------------------

kita tunggu komentar Nunun dan koruptor lain tentang Jokowi dan Essemka :)

mussote 07 Jan, 2012

Mr. X 07 Jan, 2012


-
Source: http://ideguenews.blogspot.com/2012/01/walikota-semarang-jokowi-jangan-narsis.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

0 comments:

Post a Comment