Subscribe
Add to Technorati Favourites
Add to del.icio.us

ARTIKEL LAINNYA

Mendagri Pantau Zumi Zola
Fri, Jan 27, 2012 at 22:51 |

Jakarta, matanews.com, Gamawan FauziMENTERI Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengaku juga memantau kasus yang menimpa Bupati Tanjung Jabung Timur, Zumi Zola, melalui pemberitaan di sejumlah media massa. "Saya mengikuti juga, baca berita. Saya ikuti terus supaya saya jangan tertinggal oleh media," kata Gamawan di Jakarta, Jumat 27 Januari 2012.

Menanggapi kasus itu, Mendagri mengatakan asas praduga tidak bersalah harus dijunjung tinggi. Namun, ujar Gamawan jika kasus tersebut dapat dibuktikan secara hukum dan ada putusan dari pengadilan dengan ancaman hukuman lima tahun, maka Kementerian Dalam Negeri dapat mengambil tindakan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Sementara itu, Bupati Tanjung Jabung Timur Zumi Zola dilaporkan oleh Bernaldi Kadir Djemat ke Polda Metro Jaya atas tuduhan dugaan perselingkuhan dengan Peni Fernita Saputri, istri Bernaldi.

Tuduhan ini, dibantah oleh kuasa hukum Zumi Zola, Pahrin Efendi Siregar. Pahrin, di Jambi, Kamis (26/1) menyatakan laporan Bernaldi itu tidak benar dan fitnah yang sangat merugikan Bupati Tanjung Jabung Timur.

Ia menyebutkan Zumi Zola telah mengenal dan bersahabat dengan Peni sejak mereka kuliah di Institut Pertanian Bogor. "Sesuai berita di media massa, kami memandang laporan Bernaldi Kadir Djemat sangat tidak berdasar, karena tidak tergambar bukti awal atas tindak pidana yang dilaporkan," katanya.

Sebelum menjabat sebagai bupati, Zumi dikenal sebagai seorang aktor dan telah membintangi sejumlah sinetron. Kepercayaan Publik Sementara itu, kasus-kasus yang menimpa kepala daerah dapat berpengaruh pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap kepala daerah.

Menanggapi hal ini, Gamawan mengatakan jika benar masyarakat telah kehilangan kepercayaan terhadap kepala daerah, maka yang bersangkutan dapat diberhentikan. "Kalau kepala daerah kehilangan kepercayaan publik yang luar biasa, maka itu bisa dipertimbangkan (pemberhentian)," katanya.

Namun, menurut Gamawan kehilangan kepercayaan publik yang luar biasa ini harus dapat dibuktikan, sebelum akhirnya diproses sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
http://matanews.com/2012/01/27/menda...tau-zumi-zola/


Zumi Zola, Pesinetron Jadi Bupati
Fri, Feb 11, 2011 at 01:10

Zumi ZolaBerdasarkan hasil penghitungan cepat desk pemilu, pesinetron Zumi Zola yang berpasangan dengan Ambo Tang berhasil memenangi proses pemilihan bupati di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi.

Penghitungan selesai pada Kamis 10 Februari 2011 sekitar pukul 20.00 WIB. Pasangan nomor urut tiga Zumi Zola-Ambo Tang meraup dukungan 57.415 suara atau 36,96 persen dari jumlah suara sah.

Peringkat kedua ditempati oleh pasangan nomor urut dua, yakni Juber-Isroni dengan perolehan suara 48.510 atau 31,23 persen. Terakhir, pasangan nomor urut satu, yakni Saipudin-Kaharudin menempati posisi buncit karena hanya mampu mengumpulkan suara sebanyak 13.380 atau 8,61 persen.

Dari data tersebut, jumlah suara sah yang masuk sementara ini sebanyak 119.305 atau 76,80 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT) 155.353 orang dengan 539 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Namun begitu, hasil ini adalah hasil perhitungan sepat desk pemilu Pemkab Tanjabtim yang tidak bisa dijadikan patokan selain perhitungan final oleh Komisi Pemilihan umum (KPU) Tanjabtim," ujar Ibnu Hayat, salah seorang anggota tim desk pemilu Kabupaten Tanjabtim di Muarasabak, ibukota Kabupaten Tanjabtim.

Menurut dia, bisa saja hasil perhitungan cepat desk pemilu itu berbeda dengan hasil perhitungan oleh KPU Tanjabtim.

Dia menegaskan, perhitungan cepat tersebut merupakan konsumsi Pemkab Tanjabtim untuk mengukur sejauh mana tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada Tanjabtim.

Dari hasil rekapitulasi perhitungan cepat itu, pasangan Zumi Zola dan Ambo Tang berhasil memperoleh suara terbanyak di 9 kecamatan yang ada di Kabupaten Tanjabtim.

Zumi Zola pernah membintangi sejumlah film layar lebar maupun sinetron di beberapa stasiun televisi swasta nasional. Dia adalah anak mantan Gubernur Jambi (periode 2000-2005 dan 2005-2010) Zulkifli Nurdin, yang habis masa jabatannya pada Agustus 2010.

Pada bulan Ramadhan lalu, ia bermain dalam sebuah sinetron religi di sebuah stasiun televisi swasta nasional berpasangan dengan Tamara Blezinsky.

Pilkada Tanjabtim ini merupakan yang ketiga kalinya sejak daerah tersebut beridiri 11 tahun lalu.

Ada tiga calon peserta dalam Pilkada tersebut, yaitu M Juber yang menjabat sebagai Wabup Tanjabtim berpasangan dengan Isroni, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tanjabtim. Pasangan ini diusung oleh Demokrat, Golkar, PKS, Gerindra dan PKB.

Pasangan kedua Syaifuddin yang juga mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Tanjabtim berpasangan dengan Kaharudin. Pasangan ini diusung oleh Partai Hanura dan 13 partai nonparlemen.

Pasangan ketiga adalah Zumi Zola berpasangan dengan Ambo Tang yang menjabat sebagai anggota DPRD Tanjabtim. Pasangan muda ini diusung oleh empat partai yakni PAN, PDIP, PBB dan PDK.

Untuk menjadi orang nomor satu di Kabupaten Tanjabtim periode 2011-2016, kandidat setidaknya harus memperoleh meraih suara minimal 30 persen dari jumlah suara sah dengan mata pilih sebanyak 155.353
http://matanews.com/2011/02/11/zumi-...n-jadi-bupati/

------------------

Kasus ini juga jadi pembelajaran, bapak Mendagri ... itu Pilkada jangan sembarangan orang diloloskan untuk menjadi Kepala Daerah, meski dia itu masih anak-bini Pak Gubernur (spt di Zola ini contohnya), atau Bupati/Walikota. Bikin aja syarat dalam UU Pilkada yang segera di revisi, bahwa kerabat dari Pejabat Kepala Daerah yang sedang berkuasa, dilarang mengajukan diri hingga Pejabat ybs lengser selama 1 periode berikutnya. Juga, bangsanya artis, badut, mantan napi, jangan sekali-kali diloloskan lagi!

ryorazard 28 Jan, 2012

Mr. X 28 Jan, 2012


-
Source: http://ideguenews.blogspot.com/2012/01/mendagri-pantau-zumi-zola-kalau.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

0 comments:

Post a Comment